Hanya aku dan Dirimu…

Malam di kota Seoul semakin membunuhku dengan dinginnya..Seakan2 semuanya menjadi beku dan tak bergerak kaku..Aku masih sendiri mencoba memejamkan mataku yang sedikit berairmata..

Aku tak mampu menahan lagi semua kenangan masa lalu yang datang meracuni semua rasa lelahku dan tetap berharap kembali menjadi bagian diriku saat ini.Saat dimana aku benar2 menjadi diriku seutuhnya, diriku yang sederhana, tampak tak terlalu indah namun bernyawa, diriku yang tak ingin waktu berjalan cepat saat kita mendendangkan nyanyian hati kehidupan. Aku bahagia sungguh bahagia mencintai hanya dirimu dan hidup kita..

Ingatkah kamu?saat kita berbincang tentang masa depan yang akan kita buat?Ingatkah kamu tentang kekasih impian kita? Ingatkah kamu tentang lagu yang kubuat untukmu…?Ingatkah kamu tentang masakan sederhana yang kubuat untuk kita makan bersama?ingatkah kamu saat kita berpelukan sambil menangis di kamar kosku yang tidak besar itu?

Aku masih mengingatnya sayang..mengingat jelas semuanya dengan warna seperti saat itu baru saja kita lewati kemarin bersama.

Sekarang…saat masa depan yang kita buat telah terjadi, saat perpisahan ini kita jalani, saat mata ini terlalu sering berkaca dan akhirnya menangis, saat dosa itu telah kujalani, saat hati ini tak mampu melihat dirimu kembali seperti dulu…

Saat ini ingin rasanya kuulang kembali masa itu dan kurancang kembali sketsa masa depanku, tanpa harus meninggalkanmu walaupun sebentar..seperti yang telah kulakukan sebelumnya, tanpa membiarkan kebohongan menyelimuti cinta kita.., tanpa harus membiarkanmu terluka karena dia, dan aku…

Aku ingin hanya kau dan aku..aku dan kau..mencintai tanpa batas waktu dan perasaan..tapi semuanya terlambat kulakukan..ini adalah hati maafku kepadamu yang kuberikan tanpa syarat, dan tanpa sisa..

Jangan pergi dariku, seperti yang telah kulakukan kepadamu waktu itu, jangan kau lakukan dosa itu, seperti yang telah kulakukan pada hidupku..jangan terlalu sering menangis, seperti yang telah kulakukan pada kedua mataku…

Aku hanya perempuan sederhana, dengan jalan yang berbeda dengan jalan yang kau pilih..

sayang, aku tak sehebat dahulu kala, aku tak sekuat wanita itu, dan aku tak seputih hatimu…tapi aku mencintaimu dengan sangat sederhana dan tak berujung..

maafkan aku…

2 Responses to “Hanya aku dan Dirimu…”

  1. Cicie Says:

    santolinie…kamu makin cantik aja nih..
    http://kupukupuimaji.blogspot.com

  2. Ajeng Says:

    Gue mau GR tapi takut tol…ehehhehe…tak apalah…GR itu indah…

Leave a Reply