Archive for November, 2005

Hanya aku dan Dirimu…

Monday, November 21st, 2005

Malam di kota Seoul semakin membunuhku dengan dinginnya..Seakan2 semuanya menjadi beku dan tak bergerak kaku..Aku masih sendiri mencoba memejamkan mataku yang sedikit berairmata..

Aku tak mampu menahan lagi semua kenangan masa lalu yang datang meracuni semua rasa lelahku dan tetap berharap kembali menjadi bagian diriku saat ini.Saat dimana aku benar2 menjadi diriku seutuhnya, diriku yang sederhana, tampak tak terlalu indah namun bernyawa, diriku yang tak ingin waktu berjalan cepat saat kita mendendangkan nyanyian hati kehidupan. Aku bahagia sungguh bahagia mencintai hanya dirimu dan hidup kita..

Ingatkah kamu?saat kita berbincang tentang masa depan yang akan kita buat?Ingatkah kamu tentang kekasih impian kita? Ingatkah kamu tentang lagu yang kubuat untukmu…?Ingatkah kamu tentang masakan sederhana yang kubuat untuk kita makan bersama?ingatkah kamu saat kita berpelukan sambil menangis di kamar kosku yang tidak besar itu?

Aku masih mengingatnya sayang..mengingat jelas semuanya dengan warna seperti saat itu baru saja kita lewati kemarin bersama.

Sekarang…saat masa depan yang kita buat telah terjadi, saat perpisahan ini kita jalani, saat mata ini terlalu sering berkaca dan akhirnya menangis, saat dosa itu telah kujalani, saat hati ini tak mampu melihat dirimu kembali seperti dulu…

Saat ini ingin rasanya kuulang kembali masa itu dan kurancang kembali sketsa masa depanku, tanpa harus meninggalkanmu walaupun sebentar..seperti yang telah kulakukan sebelumnya, tanpa membiarkan kebohongan menyelimuti cinta kita.., tanpa harus membiarkanmu terluka karena dia, dan aku…

Aku ingin hanya kau dan aku..aku dan kau..mencintai tanpa batas waktu dan perasaan..tapi semuanya terlambat kulakukan..ini adalah hati maafku kepadamu yang kuberikan tanpa syarat, dan tanpa sisa..

Jangan pergi dariku, seperti yang telah kulakukan kepadamu waktu itu, jangan kau lakukan dosa itu, seperti yang telah kulakukan pada hidupku..jangan terlalu sering menangis, seperti yang telah kulakukan pada kedua mataku…

Aku hanya perempuan sederhana, dengan jalan yang berbeda dengan jalan yang kau pilih..

sayang, aku tak sehebat dahulu kala, aku tak sekuat wanita itu, dan aku tak seputih hatimu…tapi aku mencintaimu dengan sangat sederhana dan tak berujung..

maafkan aku…

Dear_anna , (sstt…yang mengerti hanya kita)

Monday, November 21st, 2005

Masih ingat nama itu?…itu namamu…dalam dunia kita yang terdahulu…kita belum sempurna saat itu…dan sampai kini pun…tapi kan tak ada salahnya kita mencintai diri sendiri…
Siang itu aku menghampirimu yang duduk di bangku panjang kantin daftar hitam sebuah kampus. Kamu bersama pasanganmu, aku bersama mantanku…

Dan selanjutnya…bangku panjang kantin serta ruang layar elektrik cinta semu akhirnya menjadi tempat kesukaan kita saat itu…
Kita tidak diam-diam bercinta, kita tidak diam- diam melagu, kita hanya benar- benar merasa nyaman bersama…dan mereka tahu itu…

Tahukah kamu bahwa sejak aku mengenalmu aku tak pernah berhenti bermimpi untuk terus bersama…
sadarkah kamu bahwa dalam kekayaan kita ceria berbagi…dan disaat receh yang tersisa hilang dilibas masa dan asa, kita tidak malu memetik gitar dan melagu bersama di warung kaki lima di pinggir jalan yang pikuk…
Amarahku pernah lepas, air matamu pernah menetes…di atas bukit bumi, di balik daun pintu, di tengah mungilnya empat sisi dinding, dan di alam jiwa yang bergetar, kita menanggalkan topeng diri yang rapuh, murka, sakit, khilaf dan angkuh…

Aku begitu yakin kita berada dan bertutur di situ karena bentuk cinta…ya..kadang kita berlutut merasakan cinta yang datang seperti malaikat atau seperti paras makhluk terburuk…bagaimana pun, itu tetap cinta yang menyapa… dan bicara soal cinta, cintaku pernah menjadi cintamu…cintamu pernah menjadi cintaku. Ahh kamu memang cintaku… Oh dan tahukah kamu bahwa aku dan mereka berdecak kagum untukmu? bahkan cintaku yang lain sangat mencintaimu…aku sungguh bahagia bersamamu…tak pernah aku merasa ada waktu yang sia- sia saat bersama.

My dear…, kita pernah ada..dan akan selalu ada…aku adalah buah dari hati besar mu…

Created By Anastasia Rahajeng T. A.

They Can’t Take That Away From Me

Saturday, November 19th, 2005

They can say anything thay want to say
Try to bring me down
But I will not allow anyone to succeed hanging clouds over me

And they can try how to make me feel that i
Don’t matter at all
But I refuse to falter in what I believe or lose faith in my dreams

Cause there’s
There’s a light  in me that shines brightly
They can try
But they can’t take that away from me…

Ohhh..they can do
Anything they want to you
If you let them in but they won’t ever win
If you kling to your pride and just push them aside

See I,
I have learned there’s an inner peace I own
Something in my soul that they cannot possess
So I won’t be afraid and the darkness will fade

Coz’ there’s
There’s a light in me
That shines brightly, yes
They can try
But they can’t take that away from me

No..
They can’t take this
Precious love I always have inside me
Certainly the lord will guide me where I need to go..

(This really works with me..really..really works also for my gals..so this one is for you..)

(taken from Mariah Carey lyrics)

Lelakiku dan Perempuan Tak Seberapa Indah Ini

Saturday, November 19th, 2005

Aku mencintai dia…
Sungguh2 demikian….
Tapi mengapa harus ada ragu dihati yang tak hentinya mengganggu…
Aku ini cinta atau tidak sebenarnya..?

Setiap hari ku teliti kembali semua perasaanku..
Kukuras habis2an semuanya tanpa debu..
Tapi aku yakin aku cinta kepadanya..
Ya betul aku ini cinta kepadanya…

Hari ini, saat matahari mulai terbenam tiba2 ada keberanian untuk mengucapkannya kembali..mengucapkan dihati bahwa cintaku tak terukur kepadanya..Dia pun demikian diucapnya..

Tapi kenapa sulit aku bisa mengerti apa yang ada dididinding hatinya yang terselam 1000 kilo dalamnya dari kenyataan ucapan hati..

Aku mencintai dia, aku tak mampu hidup sedetik pun tanpa dirinya..
Tapi mengapa hati ini harus menyakiti hati cinta yang terukir beribu2 malam
Yang setiap detiknya aku katakan diucap relung mataku bahwa aku mencintai dia..

Sayang, aku tak mampu lagi melihat mu menangisi hati rindumu yang terluka..karena aku sungguh mencintaimu..
Engkau seperti layaknya mata dalam hidupku, kulit dalam ragaku..
Aku mencintamu…Sungguh2 mencintaimu

Mata ini bahkan tak sanggup mengucap kembali kata itu ketika aku membelek darah luka di jiwamu..Aku berdosa, raga dan jiwa kepadamu..Aku tak termaafkan untukmu

Saat seorang perempuan tangguh, kesatria pun tak lagi mampu membendung derasan air duka yang memaksa untuk menjerit…
Saat Logika tidak lagi dapat membuatku bahagia mencari kenyataan hidup yang bagiku menyesakan..

Engkau…Laki2 yang aku cintai selama beribu2 malam yang lalu kupeluki, dan ku ciumi semua hati ragamu yang aku terima seutuhnya tanpa aku sesali sedikitpun..
Karena aku mencintai engkau, tanpa aku menjauhi dirimu untuk tak bersama mereka.

Jangan kau pergi laki2ku…seperti mereka yang tak mengerti arti mencinta..
Seperti mereka yang berlomba2 membuat lubang luka didinding ari relung bengalan jiwaku…

Perempuan tak seberapa indah ini mencintai dirimu dengan sederhana, tanpa topeng keindahan imajiku terhadap keindahan wanita, tanpa sebab yang dapat dia temui saat mencintaimu sedalam magma bumi yang meletup panas…

Laki2ku…aku mencintaimu..

Sepotong Surat Buat S.A

Wednesday, November 16th, 2005

sekali dua kali pernah kita bercakap-cakap. pada kursi rotan yang sudah lusuh di pojokan ruang tamu dan segelas kopi susu. kadang siang, kadang juga di tengah malam buta. tak pernah kita memperdulikan detik yang berputar dan apapun yang disekitar. aku bertanya, dan kau menjawab. kau bertanya, aku menjawab. dan kita tertawa, menangis, terisi bahagia. sekiranya aku bisa mendampingi kau selamanya, seperti usia yang terus bergulir dengan apa adanya. kau adalah hidup yang kukenal.

———————

kita hendaknya selalu bergenggaman tangan dan tak henti-hentinya berangkulan. bersambut kerinduan yang melimpah ketika bersua dan kembali berbincang-bincang. aku bersamamu setiap saat, seperti kau yang mengiringi aku kemanapun kakiku melangkah. ketika aku merindui mu lagi, aku hanya duduk disini dan bercakap denganmu dari hati. kadang terasa gila jika tiba-tiba aku menangis dan melihat kau merangkulku dalam imaji.

———————

betapa magis nya sapamu yang sudah cukup membuatku merasa terpenuhi. mengulang cerita lalu sambil menikmati ayam bakar pesanan yang entah kesukaan siapa. kau layaknya adalah kamar, tempat segala privasi dan ketenangan. mungkin tidak ada lagi tempat kosong untuk mereka seperti sifatku yang sulit berikan percaya dan yang selalu kau cerca, bagaimana bisa mencinta kalau tidak percaya. aku sudah mencoba. sungguh mencoba.

———————

semalam aku ingat lagi tentang semuanya. meludahi yang telah kulakukan dan memaki perbuatanku. aku tahu, kau membenci sifatku yang selalu ingin menyobek hati sendiri. dan bak ksatria yang perkasa akan ku lantangkan ke semua bahwa aku tidak merasakan apapun. kau pun juga sudah menyerah dengan aku yang keras kepala. hanya sorotan mata yang pastikan akan terus menungguku jika nanti aku menyerah dan akhirnya pun hancur.

———————

kukatakan bahwa aku merindui mu lagi. setiap saatku sendiri atau bersama mereka. mereka yang menarik dan indah seperti yang sering kukatakan padamu. mereka yang mencoba bersamaku, sejam, dua jam, seharian. tapi mereka hanya bersamaku, tidak mengerti atau memahami. itu juga yang sering buatku patah dan malas hati. apakah serumit itu aku? kau menjawab tapi tidak juga menjawab ketika kutanyakan itu padamu waktu lalu.

———————

sesungguhnya aku hanya ingin hidup dengan tenang, tidak perlu berpikir keras tentang keberadaan cinta. aku hanya percaya cintaku padamu saja. karena sederhana dan tidak bertopeng apapun. aku sudah belajar sebentuk cinta untukmu, dan aku kehabisan materi untuk mempelajari sepenggal yang lain untuk mereka. aku sudah menjadi seorang yang kompleks, sekompleks sybil. aku ingin tutup buku dan pindah ke dunia lain. dan sesekali aku akan berkunjung untuk melihatmu dan bercakap-cakap seperti waktu dulu. kau hanya tertawa keras dan mengomentariku gila.

———————

mungkin juga aku sudah gila. aku cuma mau tidur siang.

Created by Santi Widyarini ( This Appearance Leads Curtesy for Santi Widyarini)

Untuk kedua sahabat hatiku…

Wednesday, November 16th, 2005

Untuk sahabat hati,

Aku percaya, bahwa saat kata2 tak lagi dapat mengunggkapkan isi hatiku yang terluka, jariku yang bergetar, dan asaku yang tak lagi bergelora..tapi kehadiran matamu yang meluapkan isi luka hatiku, menegangkan jariku, dan menggelorakan kembali asaku..

Kau bukan sesuatu, dan kau juga bukan sesaat, kau juga bukan kehidupan, tapi kau adalah seorang sahabat hatiku..

Saat air mata yang mengalir dihati yang penuh dengan luka berdara merah tak berujung menentramkan seluruh bengawan yang kesepian..

Aku merindumu, tak terkatakan, tapi terasakan oleh seluk beluk mata dinding hatiku yang tertipis seperti ari bayi yang baru..Andai dapat kukatakan semua!Semua yang kurasa, semua yang terindah, semua kepedihan karenanya, kebingungan ku kepadanya, kekecewaanku kepada mereka yang telah mengkhianati hati ini..

Aku merindumu, merindu setengah mati..berharap dapat menangis dipelukmu saat air dipelupuk mata yang tak lebar ini tak tetahankan lagi, saat kedipan mata ini memintaku untuk berkata…

Aku masih teringat saat kita menangis bahagia ketika engkau bahagia karenanya..kita menangis tersedu sedak saat aku terluka karenanya..Kita bahagia walaupun hanya berselimut luka dan jenaka saat itu..

Aku merindu saat itu, merindu setengah mati..Andai kau tahu hati ini..Hati yang tergores dan terluka membawaku tertidur lelap dalam seluk maluk memori yang tertinggal..hingga ku tau kau ada didekat hatiku..

Aku merindumu, merindu setengah mati akan pelukan mata liarmu, kecupan tangis bahagiamu, dan tamparan perasaanmu kepada dinding cintaku..

Aku merindumu, merindu setengah mati….

Bad gig…

Wednesday, November 9th, 2005

i had abad gig today…

Gak tau kenapa akhir2 ini rasanya emosi tuh kurang banget bisa gue kendaliin..mungkin akibatkurang tidur.*emang ngaruh?* heheh gue gak ngerti jg deh kenapa..Banyak hal yang gue gak puas dari diri gue, orang2 sekitar gue…Ok..ok..gue tau, gue gak boleh kya gini tapi gimana dong? Kadang otak, n hati gak kompak deh..

Hari ini jg ada salah satu teman baik gue*santet* heheheh..nanya2 soal percintaan lagi lewat email…i really not in the mood for love..*maaf tet..gue lagi basi banget nih..*

Ohh what a day…

Masih di korea..

Monday, November 7th, 2005

Hari ini begitu bagnun tidur ehh masih di korea..huhh..badan agak pegel2 nih kecapean.masuk angin juga deh kayanya, trus kalo pikiran,lagi mikirin masa depan gue akan semenarik apa yang gue bayangin gak yah?hehehe..trus kalo hati..hmmm paling sulit deh kayanya..hati gue udah sedikit mengerut nih karena udara dinginnya korea n juga karena isi nya gak bisa dikeluarin..heheheh…